Party

8.3.2013;

21.00

Musik rasanya kurang pas dengan ukuran ruang dapur yang kalau ditebak paling cuma 4×4 m persegi itu. Tapi, who cares? Semua orang sibuk dengan minuman di tangan masing-masing. Beginilah party di Jerman, gak butuh tempat luas seluas aula, gak butuh banyak sekali orang, gak butuh banyak makanan. Yang penting ada minuman dan musik, it’s enough.

“Happy Birthday…”

Karena memang ini hari spesial buat mereka berdua dan karena itu juga kami datang kesini. Kedua orang ini teman sekelas kami di program yang sedang kami tempuh saat ini.

“What do you want to drink? No alcohol? No? No?”

Yang ditanya serentak menjawab “No”

Jadilah Coca Cola di tangan kami.

“Guys, for you special i serve chicken and sosis”

21.20:

Perempuan itu cantik, dan bahasa inggrisnya lancar banget setidaknya untuk ukuran orang Jerman. Setelah mengobrol selama beberapa saat, kami tahu bahwa dirinya pernah ke Indonesia, Bandung tepatnya.

Gak lama kemudian, salah satu di antara kami yang memang dari Bandung muncul,

“Heyy„she is from Bandung.”

“Oh, really so you’re from Bandung?”

And bla..bla..bla..

Obrolan itu rasanya menyenangkan sekali sampai,

“…..actually i’m Mr.X girlfriend” (X ; somebody’s name)

Rasanya seperti ada yang menampar seseorang di antara kami. Sebut saja ia Mawar.

21.40:

Segelas, dua gelas, tiga gelas coca cola berlalu.

Tampaknya teman-teman saya ingin memastikan bahwa gelas mereka berisi always agar tidak ada yang menuangkan minuman ber-alkohol ke dalamnya.

22.00:

Krucukk..krucukkk…perut saya juga ikut bernyanyi.

22.05:

“Frei alkohol” Begitu tulisan yang tertera di botol.

“Ini rasa bir tapi bebas alkohol loh”

Beberapa dari kami mencoba, dan rasanya tidak enak kawan.

22.10:

Salah seorang dari kami ditawarin minuman oleh tamu yang lain dan pas diliat label botolnya, alkohol 4,8 %. Dan, yang terjadi selanjutnya adalah adegan ke dapur cari dan cari tong sampah.

22.15:

Di botol sosis itu jelas-jelas tertulis : Schweinefleisch (red: daging babi). Dan sosisnya sedang di rebus. Serentak kaki-kaki menjauh dari tempat memasaknya, alasannya: takut ditawarin„hehe

Gak lama kemudian, Mr.X girlfriend datang dan menawarkan sosis yang berbeda dan berbaik hati menunjukkan label chicken di botolnya. Okay„berarti kali ini beneran chicken. Dan, sosis itupun direbus, sayangnya di panci yang sama dan air rebusan sosis babi.

“Ssst..sttt„menjauh menjauh nanti ditawarin” Haha

22.30:

Untung bawa mini windbeutel. Bawa sendiri makan rame-rame.

“You know, Indonesia party generally finish at 11 pm but German party just starting at 11 pm.”

“Haha..yeah. So, it’s good perhaps to do some combination, we start Indonesia party first, then continue with German party. Hahaha..”

22.35:

Rasanya badan ga bisa diam bersama musiknya. Gak bisa diam juga ni mulut, jadi deh ngobrol sana sini.

22.40:
Zum Geburtstag viel Glück
Zum Geburtstag viel Glück
Zum Geburtstag liebe

23.00:

“So, you also want to leave now?”

“Yeah, i’m sorry but i have to prepare something for Indonesian meeting tomorrow”

“Oh, come on stay longer here…”

“i want to, but i have to prepare something…”

bla..bla..bla.

“Okay, bye..bye..”

23.10:

Kami sudah meluncur di jalanan dengan sepeda masing-masing.

Alhamdulillah, malam ini menyenangkan tanpa sosis babi, tanpa alkohol..

yuhuuuuuuuu„,uyeeeeee…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s